cerita dipijat plus plus sama mbok

Blogger

Diterbitkan pada Saturday, 25 January 2014 Pukul 20.35

Content Warning. Some readers of this blog have contacted Google because they believe this blog's content is objectionable. In general, Google does not review nor do we endorse the content of this or any blog. For more information about 

Menjerit & Mendesah

Diterbitkan pada Sunday, 14 July 2013 Pukul 20.07

Hari ini nganggur banget. selain nonton film ice age 4, gue gak ngapa2in. so, karena kaki gue yang sakit banget itu, plus sekalian berbuka puasa, gue keluar kosan untuk nyari makanan. eh tau-tau nemu tempat panti pijat (urut tradisional). yaudah, abis makan gue inti cerita: gak lagi-lagi mau dipijat sama ibu-ibu. kecuali ibu-ibu itu mbok-mbok jawa yang kurus bin peot dan kalo perlu pake sarung sama kutang ala emak-emak jaman dulu. Diposkan 14th July 2013 oleh Nuril Basri. 1 

Delay? Sebaiknya Jangan Terlalu Berharap

Diterbitkan pada Monday, 30 April 2012 Pukul 19.20

Dan tanpa mengurangi rasa hormat ke 2 pertanyaan sebelumnya, beginilah ceritanya. Semuanya berawal pada suatu siang Sekitar pukul 18:00, saya dan para penumpang lainnya menuju ruang tunggu keberangkatan (yang sama) dan kami pun menemukan sebuah kejutan di sana. DOR!! Kaget ga? Bukan cuma 2×45 Namun seperti kebanyakan orang yang datang ke tempat pijat (plus plus), saya juga merasa kotor ya Tuhan! Apakah ini yang namanya dosa?

Pijat

Diterbitkan pada Thursday, 30 August 2012 Pukul 9.47

Tidak terasa kalau dipijat, tanpa sakit sama sekali. Teknik pemijatan beliau ini hanya dielus-elus daerah yang sakit, untuk melicinkan digunakan Rheumason, hangat-hangat gitu rasanya, plus ditiup-tiup dengan asap rokok 

My Head Voices: Menjadi Nenek Yang Cantik Dan Sehat

Diterbitkan pada Sunday, 9 March 2014 Pukul 20.35

Ngga ada lagi cerita bergadang kalau bukan karena Tara bangun. Saya sadar bahwa tubuh kita pun punya hak untuk istirahat. Jadi, saatnya kerja ya kerja, saat Kalau saya sendiri, karena bukan penggila barang mewah, jadi menikmati hidup versi saya adalah dipijat sama si mbok langganan, hahahaha, Seratus ribu udah pijet plus luluran. murah meriah kan???. Badan segar, rileks dan jadi cantik, tentu saja. Cerdas dalam berpenampilan. Mau tampil cantik itu 

Menyapa Kabut Lawu 2009

Diterbitkan pada Saturday, 10 October 2009 Pukul 14.19

Suara manis nan imut terdengar..walah si aal ternyata….wokeh dch gw jemput…eng ing eng…di pinggir jalan nampak wajah manis laennya si pute sama pak dokter ivan…..tak lama berselang karena penjemputan pake motor 2 .. Terpaksa minta bantuan ibu ibu peziarah untuk kerokin plus pijat…sempet gak pede mau minta bantuan.gak bisa bayangin aku kalo missal tetep harus turun saat itu juga sesuai jadwal…sebagian anggota team ada yang tidur pulas.

Celana Dalam Bergembok

Diterbitkan pada Sunday, 6 April 2008 Pukul 5.26

Ini ada cerita dari Balikpapan tentang panti pijat yang saya kutip dari koran Kaltim Pos edisi hari ini. Sepinya pelanggan akibat persaingan bisnis, menjadi alasan bagi para pemijat plus untuk giat “kejar setoran.” Tak peduli Pemijat sesama jenis? nanti yang dateng yang homo sama lesbi semua hahaha sama juga boong … semua berpaling pada kita sendiri pak. Jujur lah . Bagaimana dengan mbok-mbok pijat yang dipanggil ke rumah … tak perlu gembok kah?

Negeri Ujung Pulau: Tukang Pijat

Diterbitkan pada Sunday, 22 April 2012 Pukul 17.09

Tukang Pijat. Cerpen Tita Tjindarbumi PEREMPUAN bertubuh semampai itu memang tak seperti perempuan yang berprofesi sama dengannya. Penampilannya agak berbeda. Dilihat dari bodinya, jelas ia bukan tukang pijat biasa. . Perbedaannya, jika Tatiek mendapatkan uang tambahan dari jasa pijat plus-plus awalnya karena terpaksa dan memang hanya itu cara dia mencari uang untuk hidup, sementara Ong—dia harus memasarkan barang dagangannya 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X