perkasanya kontol anaku

Bersama Kita: Lelaki Perkasa

Diterbitkan pada Friday, 19 March 2010 Pukul 12.52

Terus aku menyusuri suara itu dengan hati yang degdeg dengan langkah perlahan membuka pintu kamar hesti anaku yang kebetulan tidak terkunci aku terus mengikuti suara itu,,,,aaahh,,,,uuuuhhhhh,,,,, ahahhhhh semakin 

Hati Seorang Ayah

Diterbitkan pada Sunday, 6 January 2008 Pukul 16.00

Mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar – benar relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu

Curhatkita: Anakku Dan Bapakku

Diterbitkan pada Tuesday, 21 July 2009 Pukul 13.00

Pengalaman Pribadi Oleh : Gagah Perkasa Pengembaraan menyelusuri kehendak dari lubuk hati untuk kembali membuka album lama , album yang telah usang , album yang telah terbuang tertutup banyak debu di gudang tempat 

Posting Lama

Diterbitkan pada Tuesday, 19 August 2014 Pukul 15.39

Lihatlah, betapa perkasanya anakku Uttara! Ia telah menaklukkan kesatria-kesatria Kaurawa.” “Benar demikian. Putra Mahkota Uttara beruntung didampingi sais kereta seperti Brihannala yang tangkas dan tahu bagaimana mengemudikan 

Ada Apa Dengan Ayahku

Diterbitkan pada Thursday, 15 March 2012 Pukul 10.40

Begitulah anakku,jika seorang laki-laki yang bertanggung jawab pada keluarganya”ujar sang ibu.anak wanita itupun kian hari kian penasaran”apa yah……yang dimaksud ayah dan ibu,aku jadi bingung”. J Kuberi keperkasaan dan mental baja yang membuat dirinya pantang menyerah,demi keluarnya dia rela kulitnya tersengat panasnya matahari,dinginya hujan dan hembusan angin,dia rela tenaga perkasanya habis demi keluarganya dan selalu dia ingat.

Kakek Tua « A L T A R T U A

Diterbitkan pada Monday, 12 December 2011 Pukul 12.31

Tongkat tuaku akan kuberikan padamu. anakku. anakku. aku serigala gurun akan segera menjadi bangkai. yang tersapu oleh angin dan panas matahari. seberapa perkasanya aku dulu kini tak lebih dari sekadar kerangka tua.

Hati Seorang Ayah

Diterbitkan pada Wednesday, 8 May 2013 Pukul 9.57

Ayah hanya tersenyum, dipeluk dan dibelainya rambut anaknya sambil menepuk bahunya dan berkata “Anakku kamu memang belum mengerti tentang lelaki “. demi keluarganya ia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan terhembus angin, ia relakan tenaga perkasanya demi keluarganya dan yang selalu dia ingat adalah disaat semua keluarganya menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil jerih payahnya.”.

Pengajaran Kisah Tauladan: Hati Seorang Ayah

Diterbitkan pada Wednesday, 13 May 2009 Pukul 21.46

Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki." badannya berbasah kuyup kedinginan dan kesejukan kerana tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih- payahnya."

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X