What's New?

resi kuncung putih

Kerajaan Galunggung

Diterbitkan pada Monday, 12 April 2010 Pukul 10.56

Pengaruh Galunggung terhadap perkembangan sejarah di tatar Sunda tidak terlepas dari eksistensi Resi Demunawan untuk menyatukan Sunda dengan Galuh, terutama ketika masa Sanjaya dan Manarah. Resi Demunawan mempersatukan Sunda dengan Batara atau sesepuh yang memerintah pada masa abad tersebut adalah sang Batara Sempakwaja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Sejak masa Batara Hyang pemerintahan 

Sejarah Kerajaan Panjalu

Diterbitkan pada Tuesday, 20 September 2011 Pukul 11.41

Menurutsumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tajimalela, menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sejaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350).

Misteri Batara Semar

Diterbitkan pada Friday, 16 October 2009 Pukul 0.22

Rambut putih dan kerut wajahnya menunjukan bahwa ia telah berusia lanjut, namun rambutnya dipotong kuncung seperti anak-anak. Bibirnya berkulum senyum, namun mata selalu mengeluarkan air mata (ndrejes).

Sejarah Tasikmalaya ( Bagian 1 )

Diterbitkan pada Wednesday, 21 December 2011 Pukul 3.29

PERIODE BATARA DAN KERAJAAN JAGAT DARANAN DI SANG RAMA JAGAT DARANAN DI SANG RAMA JAGAT KRETA DI SANG RESI JAGAT PALANGKA DI SANG RATU PRABU Uraian kata tersebut adalah adalah Wahyu Cakraningrat (makam di Curug Tujuh Galunggung), Ambu Sarigan (makam di Dinding Ari Galunggung), Ambu Hawuk alias Nyi Mas Garsih (makam di Dinding Ari Galunggung), dan Batara Kuncung Putih (makam di Kawah Galunggung).

Menz Steins: Sejarah Kerajaan Panjalu Ciamis Jawa Barat

Diterbitkan pada Saturday, 15 February 2014 Pukul 17.38

Menurut sumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tanjimalela menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sezaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350).

Kabuyutan Galunggung, Misteri Yang Belum Terkuak...

Diterbitkan pada Wednesday, 3 November 2010 Pukul 19.40

Para Batara penguasa Galunggung yang dikenal masyarakat lokal diantaranya Batari Hyang, Batara Sempakwaja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, dan Batara Wastuhayu. Versi keluarga R. Anang Daryan 

Ekhies Slankers Generasibiroe: Kekuasaan Kabataraan...

Diterbitkan pada Wednesday, 19 February 2014 Pukul 17.07

Menurut sumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tajimalela, menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sezaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350). Prabu Resi Tajimalela 

Semar & Punokawan

Diterbitkan pada Monday, 19 July 2010 Pukul 11.24

Dikisahkan Munculnya Semarasanta di Pertapaan Saptaarga, diawali ketika Semarasanta dikejar oleh dua harimau, ia lari sampai ke Saptaarga dan ditolong oleh Resi Kanumanasa. Ke dua Harimau tersebut diruwat oleh Sang Resi dan ke duanya berubah menjadi bidadari yang Kuncung putih di kepala sebagai simbol dari pikiran, gagasan yang jernih atau cipta. Gareng mempunyai ciri yang menonjol yaitu bermata kero, bertangan cekot dan berkaki pincang.

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -

x

Promosikan juga produk maupun jasa Anda di media periklanan gratis IklanDB.com

X